Kamis, 09 Desember 2010

Menikmati Alam Perkebunan Teh Jamus







Pengembangan Wisata Agro Perkebunan Teh Di Jamus Ngawi ini merupakan usaha merancang kembali sebuah tempat wisata perkebunan teh Jamus yang terletak di desa Giri Kerto Kecamatan Sine Kabupaten Ngawi, sebagai bentuk kegiatan pariwisata yang memanfaatkan usaha agro (agribisnis) dengan tujuan untuk memperluas pengetahuan, pengalaman, rekreasi dan hubungan usaha di bidang perkebunan yaitu teh. Kondisi agroklimat di wilayah Indonesia sangat sesuai untuk pengembangan komoditas tropis dan sebagian sub tropis pada ketinggian antara nol sampai ribuan meter di atas permukaan laut.


Komoditas pertanian (mencakup tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, kehutanan, peternakan dan perikanan) dengan keragaman dan keunikannya yang bernilai tinggi serta diperkuat oleh kekayaan kultural yang sangat beragam mempunyai daya tarik kuat sebagai Wisata Agro. Preferensi dan motivasi wisatawan berkembang secara dinamis. Kecenderungan pemenuhan kebutuhan dalam bentuk menikmati obyek-obyek spesifik seperti udara yang segar, pemandangan yang indah, pengolahan produk secara tradisional, maupun produk-produk pertanian modern dan spesifik menunjukkan peningkatan yang pesat.Kecenderungan wisata untuk kembali ke alam menyebabkan pengembangan daya tarik wisata yang berbasiskan alam menjadi potensial, tak terkecuali wisata yang berbasiskan alam pertanian (wisata agro). 




Obyek wisata agro tidak hanya terbatas kepada obyek dengan skala hamparan yang luas seperti yang dimiliki oleh areal perkebunan, tetapi juga skala kecil yang karena keunikannya dapat menjadi obyek wisata yang menarik. Cara-cara bertanam teh, acara panen teh, pembuatan teh, serta cara-cara penciptaan varietas baru teh merupakan salah satu contoh obyek yang kaya dengan muatan pendidikan yang dapat dijual kepada wisatawan disamping mengandung muatan kultural dan pendidikan juga dapat menjadi media promosi. Adanya potensi Pengembangan



Obyek Wisata Agro perkebunan teh di Jamus ini bertujuan untuk mengembangkan sektor kepariwisataan yang diarahkan pada diversifikasi produk pariwisata dalam bentuk Wisata Agro, dan mewujudkan Obyek Wisata Perkebunan Teh di Jamus yang dinilai memiliki potensi bagi kemungkinan tumbuh dan berkembangnya bentuk-bentuk Wisata baru serta memberikan gambaran tentang diversifikasi Produk Wisata yang dapat dikembangkan di lokasi tersebut, dengan konsep (rekreasi, pendidikan, pelestarian lingkungan alam dan buatan) sehingga dapat dimanfaatkan dengan mudah dan cepat bagi kepentingan perencanaan dan pengembangan di masa yang akan datang.




Jumat, 26 November 2010

Pasar Klewer, Pasar Batik Terbesar di Indonesia



 

Berkunjung ke suatu tempat tanpa menyempatkan diri untuk berbelanja, akan terasa kurang lengkap. Di kota Surakarta terdapat tempat yang tepat kita kunjungi untuk sekedar membeli oleh-oleh atau memuaskan kegemaran kita untuk berbelanja. Pasar Klewer. Pasar yang bersebelahan dengan keraton Kasunanan Solo ini, merupakan surga belanja bagi wisatawan yang cinta akan batik,kain khas Indonesia. Di pasar ini koleksi batiknya beraneka ragam, baik jenis maupun motifnya, harga yang ditawarkan pun cukup murah, mulai belasan ribu hingga ratusan ribu rupiah.Selain batik Solo dan batik asli Surakarta, sentra grosir kain batik terbesar di Jawa Tengah ini juga menyediakan ragam batik dari daerah-daerah lain, seperti Banyumas, Yogyakarta, Pekalongan, Madura, Betawi, dan kota-kota lainnya


Di pasar ini juga menyediakan kain batik untuk seprei, sarung bantal, dan bermacam aksesoris lain berbau batik.Selain batik, pasar dengan 2064 unit kios ini juga menjual barang kebutuhan lain, seperti aneka kerajinan, barang-barang elektronik, barang keperluan rumah tangga, pakaian non batik, dan lainnya. Pasar ini juga dilengkapi fasilitas online bagi pengunjung yang ingin berkonsultasi, melihat atau memesan koleksi barang yang ada sebelum berkunjung langsung.Koleksi yang lengkap, harga yang terjangkau, tempat yang luas dan nyaman, serta keramahan penjualnya, menjadikan anda merasa ingin senantiasa kembali mengunjunginya.